Rabu, 20 Januari 2016

Tips... DIY Membersihkan Nozel Injector Mitsubishi KUDA 2.0 MPI dengan biaya sangat murah.


Setelah melewati 100.000km sudah saatnya mengecek dan membersihkan 
Nozel Injector di mobil Mits. KUDA 2.0 MPI.

Gejala yang timbul / terasa bila Nozel Injector kotor adalah:
- Putaran Mesin / langsam tidak rata dan mesin agak bergetar
- Konsumsi BBM lebih boros dari biasanya.
- Akselerasi berkurang agak nahan saat di gas, kurang responsif
- Muncul gejala tersendat pada rpm tertentu
- Kadang ada "nglitik"... saat akselerasi

Sekedar info, ternyata tiap nozel injector berbeda model semburannya 
sesuai bentuk / model ujungnya. 
Untuk Mitsubishi Kuda Bensin 2.0 MPI ternyata hasil semburan bensinnya bercabang dua
contoh pada foto di bawah ini:


Nozel Injector pada Mitsubishi Kuda 2.0 MPI

Peralatan yang dibutuhkan yaitu:
        - 4 pcs ATAS  dan 4 pcs Bawah, karet untuk Seal injector KUDA MPI (lihat foto)
          - Senter kepala, supaya kerja terang
          - 1 kaleng Carburator Cleaner
          - TrootleBody Cleaner
          - Bensin secukupnya
          - Tissue dan lap bersih
          - 1 set Kunci sok / tracet
          - Kunci Inggris
          - Obeng - dan obeng +
4 Seal atas  dan 4 Seal bawah, 
untuk injector Mitsubishi Kuda MPI
Barang ASLI, jangan yang KW



Rekayasa Pentil Tubeless, peralatan yang dibutuhkan:
          - Pentil Ban Mobil Tubeless 1 buah, komplit tutupnya
          - Kabel kira-kira 1,5 meter
          - Baterai 9volt (yang kotak)
          - Kawat kecil untuk melubangi, atau bisa juga pakai bor kecil 1mm
          - Baterai kecil 9 volt. Bisa juga pakai Accu Motor yang 12volt
          - Kabel kecil Merah dan Hitam 
          - Clip penjepit 
          - Seal / selotip putih  (yg untuk drat keran air)
          - Lem UHU atau lem plastik
          - Solder dan timah solder
          - Gunting / Cutter

Cara merekayasa pentil Tubeless: 
Cabut isi pentil (tinggal selongsong dan tutupnya yang dipakai)

Panasi kawat di kompor, atau pakai korek api gas

Lubangi tutup pentil pas di tengah, 
lubangi kecillll... saja supaya 
pipa kecil SEMPROTAN Carburator Cleaner bisa masuk dengan "pas"

Pasang pipa kecil tersebut ke lubang yang tadi. 

lalu di seal lagi pakai lem plastik 
dan tutup rapat sampai tidak ada celah (lihat foto di atas)

Pasang Seal tape putih sebagai 'penyekat' supaya tidak bocor, tambahkan lem bila perlu
Buatlah 2 pcs supaya untuk cadangan bila rusak.
PENTIL REKAYASA SUDAH SIAP DIGUNAKAN


Cara membuat Rangkaian Kabel ON-OFF:

Buat Rangkaian kabel sesuai skema di bawah ini :
Pasang klip kabel, pakai solder supaya maksimal hasilnya.
Solder tiap sambungan kabel supaya hasilnya MAKSIMAL

Sipp...  Rangkaian kabel SIAP UNTUK DIGUNAKAN....


Cara melepas Nozel Injector Kuda 2.0 MPi:

Pertama-tama cabut kutub negatif Accu, supaya bekerja aman, 
karena pada saat pengerjaan juga mencabut sensor-sensor di mesin dan Trootle Body.

Kendorkan Clamp selang-selang (belalai), lepaskan perlahan dan hati-hati 
agar selang karet tidak rusak / tidak sobek. 
Lepaskan pula kabel Gas dan kabel Kick Down (bila KUDA Matic)

 Lepaskan selang air yang melalui Trootle Body, 
hati-hati agar ke 4 baut tidak terjatuh ke dalam lubang intake.
Lepaskan Trootle Body, dengan melepas 4 baut pemegangnya. 
Tarik ke atas perlahan


 Lepaskan selang balik bensin di ujung depan
Lepaskan pula selang bensin di ujung belakang (input dari Tangki BBM)

 Lepaskan 2 baut pemegang Fuel Rail
Lalu angkat Fuel Rail ke atas

 Cabut Jack pada injector dengan perlahan, tarik keluar injector dengan tangan.

Cabut satu per satu injector, atau bila FuelRail di angkat, 
bisa langsung ke angkat ke 4 injectornya... hati-hati jatuh bisa berabe ngambilnya.


Pisahkan Fuel Rail dan ke empat Nozel Injector nya.
Baut-bautnya simpan yang rapi.

 Tutup lubang intake dengan lap bersih dan kering, untuk menghindari kotoran masuk

pisahkan part yang di lepas termasuk posisi baut dan mur. 
Supaya memudahkan saat instalasi kembali

Bersihkan bagian body luar Nozel Injector, gunakan bensin atau Carb Cleaner,
 hati-hati terhadap kutub conectornya jangan langsung terkena bensin.
(bagian Conector-nya cukup dibersihkan pakai lap saja)
Nozel Jangan sampai terjatuh (menghindari ujungnya rusak)

Bersihkan Fuel Rail dengan cara menyemprotkan dengan CarbCleaner. 
Biasanya banyak endapan atau kerak dari kotoran bensin

 Pisahkan Trootle Body d itempat yang aman, 
bersihkan bagian inlet dan "kupu-kupu" nya sekalian, sampai bersih.
 Cabut/ lepaskan semua Seal atas dan bawah pada injector. Simpan di tempat yang aman
Pasang kabel yang tadi di rekayasa dengan klip pada connector - dan +nya
Pemasangannya lihat di foto

Pasang Pentil yang sudah direkayasa, masukkan ke ujung atas NOZEL
Tekan yang kuat sampai masuk semua yang bagian metalnya.
Pastikan Pentil "menggigit" injector dengan kencang, tidak ada kebocoran

Pasang Baterai 9 Volt di konektor kabel,
Sebelum melakukan penyemprotan coba tekan tombol on-off, ada bunyi tik.. tik 
(bila di tekan, pertanda katup di dalam Nozel membuka)...

Cara melakukannya :
Tekan Switch ON-OFF secara bersamaan dengan menekan CarbCleaner
Jadi saat katub di dalam nozel TERBUKA... Cairan pembersih menekan kotoran dalam jeroan Nozel
Lakukan berulang-ulang... sampai semprotan terasa lancar tanpa hambatan 


LAKUKAN BERULANG-ULANG  UNTUK KE EMPAT NOZEL
Note: PERHATIAN sebaiknya KUTUB positif dan negatif ada di ATAS, sehingga 
saat penyemprotan berlangsung tidak ada resiko korslet / terbakar
bila ada cairan yang bocor 

 
Bila karet Seal sudah Getas / Kering... Ganti sekalian.

Gunakan parts ASLI Original. Harganya tidak seberapa mahal dibandingkan fungsinya. 

Injector siap untuk di pasang lagi
Trootle Body juga sudah bersih sampai jeroannya

Pasang kembali Trootle Body dan kawan-kawan

Bila sudah yakin bersih, install ulang sesuai urutan  bongkar
pastikan semua terpasang dengan benar..
pasang kembali Kutub + dan - di Accu 


Periksa lagi semua selang ... yaitu selang air, selang udara, dan semua konektor sensor.
Lakukan start awal.... JOZZZ coba deh tarikannya....!! jadi IRITT pulaa

WUZZZZZ....... HALUSSSS..... MANTAPPPPP !!!!!

Rabu, 14 Oktober 2015

TIPS... Membersihkan EGR Valve pada Mitsubishi KUDA 2.0 MPI




Produsen kendaraan, sejak tahun 1960an telah mulai mengaplikasi 
sistem "Exhaust Gas Recirculation ( EGR )"
Yaitu suatu mekanisme katup untuk mengurangi nitrogen oksida ( NOx ) 
 pada emisi gas buang kendaraan bermotor. efek lain pada mesin terasa pada stationernya.

EGR Valve ada yang dikendalikan oleh elektronik (melalui ECU) 
ada juga yang manual berdasarkan tekanan panas mesin (panas dari intake manifold)
Kebetulan di Mitsubishi KUDA masih menggunakan teknologi manual. 
Jadi lebih mudah dibersihkan.

Katup EGR membuka dan menutup untuk mengontrol aliran gas.
Jika dibiarkan terbuka, kelebihan vakum akan menyebabkan 
mesin stationernya kasar atau tidak rata .

Jika katup tetap tertutup, ledakan bisa terjadi di ruang pembakaran,
 ini menyebabkan mesin mudah ngelitik dan pada akhirnya  
akan memperpendek umur mesin .

Untuk memuluskan idle kasar atau, dan mengurangi mesin “mengelitik”
membersihkanlah katup EGR secara rutin
 


 EGR Valve lama kelamaan akan kotor karena kerak karbon, 
hasil pembakaran (deposit karbon) dari ruang bakar


Alat-alat yang dibutuhkan yaitu :
- Lap Bersih
- Sikat gigi kecil (bila ada)
- Kunci rachet ukuran 12
- Carbon Cleaner (merk bebas)
- Senter kepala (bila ada)
- Sikat gigi kecil , sikat kawat kecil untuk membersihkan




Posisi EGR Valve yaitu diatas Exhaust Manifold. dan ada di bawah Trootle Body (lihat foto)
Buka kedua baut EGR Valve. Lakukan saat mesin dingin, supaya lebih leluasa.


Lepaskan selang kecil dari EGR Valve

Tarik keluar EGR Valve perlahan, hati-hati bautnya jatuh

Lepaskan pelat paking / penyekat logam dari lubang EGR
Bersihkan pelat tersebut secara perlahan, hati-hati patah atau retak


Tampak lubang EGR Valve kotor dan hitam oleh deposit karbon, 
Setelah di coba Valve di tekan ternyata masih normal

Bersihkan secara perlahan, gunakan CARB Cleaner... dan lap bersih
Usahakan posisi memegan  EGR Valve JANGAN TERBALIK, 
supaya kotoran tidak masuk ke saluran membran

Tekan ke arah bawah membran dengan jari, 
tampak di dalam lubang Valve nya yang naik turun
Bila kotor Valve tersebut "terganjal" kotoran (deposit karbon) 
sehingga tidak maksimal kerjanya karena posisi terbuka terus.

Kadang kotoran juga membuat seret atau lengket di as tengah, 
akibatnya tidak mau membuka... akhirnya mesin lebih panas, 
pengaruh ke mesin lebih ngelitik, atau tenaga cepat drop.




 Saat membran di tekan dengan jari, tutuplah pipa kecil yang di bawah dengan jari,
bila membran tertahan karena "vakum"... itu berarti NORMAL.
Bila membran langsung kembali saat pipa di tutup jari, berarti EGR sudah rusak.



 Semprot kedua lubang, dan as tengah yang kotor tersebut
Lakukan secara berulang sampai tidak ada kotoran yang tersisa. 
Bila perlu gunakan cottonbud, atau sikat gigi kecil.


Sekarang sudah Bersih dan kinclong bagian dalamnya



Oleskan TIPIS saja sealer orange pada sekat logam, 
Jangan tebal, pastikan olesan sealer tersebut tidak ada yang menutupi lubang

Pasang kembali EGR Valve sesuai urutan membukanya.