Rabu, 14 Oktober 2015

TIPS... Membersihkan EGR Valve pada Mitsubishi KUDA 2.0 MPI




Produsen kendaraan, sejak tahun 1960an telah mulai mengaplikasi 
sistem "Exhaust Gas Recirculation ( EGR )"
Yaitu suatu mekanisme katup untuk mengurangi nitrogen oksida ( NOx ) 
 pada emisi gas buang kendaraan bermotor. efek lain pada mesin terasa pada stationernya.

EGR Valve ada yang dikendalikan oleh elektronik (melalui ECU) 
ada juga yang manual berdasarkan tekanan panas mesin (panas dari intake manifold)
Kebetulan di Mitsubishi KUDA masih menggunakan teknologi manual. 
Jadi lebih mudah dibersihkan.

Katup EGR membuka dan menutup untuk mengontrol aliran gas.
Jika dibiarkan terbuka, kelebihan vakum akan menyebabkan 
mesin stationernya kasar atau tidak rata .

Jika katup tetap tertutup, ledakan bisa terjadi di ruang pembakaran,
 ini menyebabkan mesin mudah ngelitik dan pada akhirnya  
akan memperpendek umur mesin .

Untuk memuluskan idle kasar atau, dan mengurangi mesin “mengelitik”
membersihkanlah katup EGR secara rutin
 


 EGR Valve lama kelamaan akan kotor karena kerak karbon, 
hasil pembakaran (deposit karbon) dari ruang bakar


Alat-alat yang dibutuhkan yaitu :
- Lap Bersih
- Sikat gigi kecil (bila ada)
- Kunci rachet ukuran 12
- Carbon Cleaner (merk bebas)
- Senter kepala (bila ada)
- Sikat gigi kecil , sikat kawat kecil untuk membersihkan




Posisi EGR Valve yaitu diatas Exhaust Manifold. dan ada di bawah Trootle Body (lihat foto)
Buka kedua baut EGR Valve. Lakukan saat mesin dingin, supaya lebih leluasa.


Lepaskan selang kecil dari EGR Valve

Tarik keluar EGR Valve perlahan, hati-hati bautnya jatuh

Lepaskan pelat paking / penyekat logam dari lubang EGR
Bersihkan pelat tersebut secara perlahan, hati-hati patah atau retak


Tampak lubang EGR Valve kotor dan hitam oleh deposit karbon, 
Setelah di coba Valve di tekan ternyata masih normal

Bersihkan secara perlahan, gunakan CARB Cleaner... dan lap bersih
Usahakan posisi memegan  EGR Valve JANGAN TERBALIK, 
supaya kotoran tidak masuk ke saluran membran

Tekan ke arah bawah membran dengan jari, 
tampak di dalam lubang Valve nya yang naik turun
Bila kotor Valve tersebut "terganjal" kotoran (deposit karbon) 
sehingga tidak maksimal kerjanya karena posisi terbuka terus.

Kadang kotoran juga membuat seret atau lengket di as tengah, 
akibatnya tidak mau membuka... akhirnya mesin lebih panas, 
pengaruh ke mesin lebih ngelitik, atau tenaga cepat drop.




 Saat membran di tekan dengan jari, tutuplah pipa kecil yang di bawah dengan jari,
bila membran tertahan karena "vakum"... itu berarti NORMAL.
Bila membran langsung kembali saat pipa di tutup jari, berarti EGR sudah rusak.



 Semprot kedua lubang, dan as tengah yang kotor tersebut
Lakukan secara berulang sampai tidak ada kotoran yang tersisa. 
Bila perlu gunakan cottonbud, atau sikat gigi kecil.


Sekarang sudah Bersih dan kinclong bagian dalamnya



Oleskan TIPIS saja sealer orange pada sekat logam, 
Jangan tebal, pastikan olesan sealer tersebut tidak ada yang menutupi lubang

Pasang kembali EGR Valve sesuai urutan membukanya.

Kamis, 13 Agustus 2015

Tips... Ganti oli Power Steering, dengan peralatan sederhana




Bila Setir mobil mulai terasa BERAT saat diputar, ada bunyi-bunyi aneh, kemungkinan oli PS berkurang daya lumasnya. Ada baiknya oli PS yang sudah bertahun-tahun... dikuras total supaya kerja PS maksimal dan tentunya seal-seal PS yang ada di Pompa PS dan RackSteer jadi lebih awet.

Kebetulan hari ini senggang, mikir yang Iseng Jadi Berguna... 
yuk kita kerjain sendiri ganti oli PS...
Skema pemasangan kira-kira seperti ini :




Peralatan yang diperlukan antara lain:

PERSIAPAN BOTOL INFUS
- Botol bekas BIG COLA yang isi 3.1 liter
- Selang kecil (selang bangunan)  1,2 meter (untuk selang infus)
- Selang air untuk taman, yg sebesar telunjuk 1,2 meter (untuk selang pembuangan)
- Cutter untuk memotong
- CableTies kira-kira 5pcs
- Sealtape putih (untuk drat)
- Pentil Ban Tubeles 1 pcs
- "Mini valve" kecil yang ada keran buka tutupnya
(ukuran Mini valve sebesar pipa tabung reservoir PS,
sebagai konektor antara selang dan tabung infusan oli )
- Solder / Bor (seukuran tutup pentil) untuk melubangi tutup botol
- Kawat untuk menggantung botol infus
- Klem model baut seukuran selang

 PERSIAPAN ALAT ALAT
- 2 hingga 3 liter Oli PowerSteering, merk bebas... kebetulan saya pakai merk STP
- Dongkrak hidrolik
- JackStand 2 buah untuk mengangkat mobil pada saat ganti oli
- Ganjal ban belakang (berupa batu atau kayu)
- Obeng (-) dan (+)
- Kunci 12
- Kuas kecil, + TISSUE secukupnya
- CARBURATOR CLEANER
- Angin Kompresor (bila ada)
- Wadah bekas oli, untuk tampungan oli kotor
- Tali Rafia, untuk mengikat
- (KALAU ADA) SUNTIKAN ... untuk menyedot oli di tabung reservoir
- Lap bersih beberapa lembar
- Koran untuk alas

 Penampakan botol BigCola 3,1liter untuk infus
 
lubangi tutup BigCola tersebut, bisa pakai Solder, bor, atau pakai obeng yang dipanasin api


Lubangnya di buat passs untuk Pentil tubeless... jadi agak presisi...jangan ada celah


Pasang Pentil ban Tubeless pada tutup botol  (lihat foto)
caranya lubangi dengan solder atau bor atau bisa juga pakai obeng yang dipanaskan api.
Pastikan sangat pas dan rapat, tidak ada celah oli yang keluar dari pinggir pentil


Pasang Sealtape putih, di drat tutup botol > pastikan tidak ada kebocoran 
cabut "inti pentil" , supaya oli bisa lancar lewat melalui pentil pada saat infus
Pasang selang kecil di ujung tutup pentil, lalu rapatkan dengan CableTies

  
LUBANGI BAGIAN DASAR BOTOL, untuk pengisian oli bila botol di balik
Buat lubang secukupnya untuk mengisi oli
buat lubang di kiri dan kanan supaya mudah pasang KAWAT GANTUNGAN saat infus berlangsung
CableTies yang di pasang di tutup botol JANGAN MUDAH LEPAS
 PERIKSA SEKALI LAGI DENGAN TELITI  
Botol Infus oli PS sudah siap untuk di pergunakan.......


OK, bila sudah siap semua...
POSISIKAN MOBIL DI TEMPAT YANG RATA / JANGAN DI TEMPAT YANG MENURUN
 Hidupkan mesin...

Pemanasan Mesin hingga suhu ideal, oli juga sudah sirkulasi ke seluruh jalur pipa PS
lalu MATIKAN MESIN.....


Buka kap mesin, ..buka tutup tabung reservoir oli PS, 
sedot oli PS yang ada di tabung (cukup yg di tabung saja) pakai suntikan bekas,
pindahkan ke wadah bersih,  
Tujuannya agar pada saat di lepas selangnya > tidak berceceran (kerja bersih)
HATI-HATI pada saat menyedot oli PS, Jangan menetes kena Fanbelt dan selang karetnya.



Pasang wadah kecil di bawah Tabung Reservoir PS supaya oli menetes tidak kena selang lain.
Lepas ke dua buah selang atas dan bawah dari tabung reservoir PS, 
LAKUKAN DENGAN PERLAHAN DAN HATI-HATI , 
jangan sampai oli berceceran atau terkena Fanbelt (bila perlu tutupi bagian sekitar fanbelt 
dengan koran/kardus bekas / dengan lap .
Lalu lepaskan kedua baut tabung reservoir PS dengan kunci 12

Semprot tabung reservoir PS dari kedua pipa saluran ATAS dan BAWAH... 
kocok" ..buang kotoran ke wadah... lakukan sampai benar-benar bersih
terkadang banyak endapan debu dan oli yang membuat sirkulasi oli tidak lancar.
Bersihkan pula BAGIAN LUAR tabung reservoir dari kotoran dan debu
Bila perlu di semprot dengan Angin Kompresor supaya benar-benar bersih.

coba perhatikan kotoran dari dalam tabung reservoir.... Hitam juga ya!

keringkan tabung dan periksa apakah masih ada kotoran yang tersisa di dalam,
keluarkan debu dan endapan sebersih mungkin.
Semprot pakai Angin Kompresor lebih baik... supaya debu kecil benar-benar keluar
bila sudah YAKIN BERSIH... PASANG KEMBALI TABUNG tersebut

Pasang Sealtape pada ujung valve, supaya bisa masuk ke selang (yang menuju pompa PS)

Pasang Clamp pada ujung valve, supaya tidak bocor pada saat proses infus berlangsung
Pasang CableTies meyakinkan supaya tidak ada kebocoran saat oli mengalir


Gantung botol infusan di tempat yang bisa di lihat dari posisi driver,  (bisa di tutup kap mesin)
Posisi lubang pengisian di samping sebelah atas, supaya mudah.
sebab Prosesnya saat oli turun mengalir ke pompa PS berlangsung cukup cepat,
perlu cepat matikan mesin saat oli baru hampir habis.

Beginilah posisi botol infus dan botol pembuangan...
yakinkan semua sambungan tidak ada yang bocor
dan botol wadah pembuangan oli kotor tidak jatuh/ tumpah.
Bila perlu wadah tsb di ikat ke kaki bangku supaya tidak tumpah

jadi posisi valve seperti pada foto di atas,
PASTIKAN SEMUA SAMBUNGAN TIDAK MUDAH REMBES ATAU BOCOR
BERIKAN KLEM, ATAU CABLE TIES UNTUK MEYAKINKAN


Pasang StandJack di bawah chasis bawah. 
PASTIKAN BAN BISA BERGERAK, SAAT NANTI SETIR DI PUTAR KIRI DAN KANAN
Ganjal ban belakang, pastikan mobil tidak mundur atau maju ke depan


Pastikan Setir lancar ketika di belokan ke kiri maupun ke kanan
PERIKSA REM TANGAN DI TARIK
MASUK GIGI NETRAL / GIGI PARKIR (bila mobil MATIC)


Isilah botol infus dari lubang yang di buat dari dasar botol
paling bagus isi 2,5 liter supaya yakin oli lama terkuras semua
Kebetulan saya pakai oli STP, merk sih bebas sesuai keinginan

 Sebelum menghidupkan mesin, periksa sekali lagi tiap sambungan, 
jangan sampai ada kebocoran dari klem dan sambungan"

Saat mesin hidup dan oli baru tersedot, PUTAR SETIR KE KIRI MENTOK
LANGSUNG PUTAR LAGI KE KANAN MENTOK.
SAMBIL MEMPERHATIKAN OLI DI BOTOL INFUS  JANGAN SAMPAI HABIS.
SEBELUM OLI DI BOTOL INFUS HABIS ... MATIKAN MESIN... 

Bila oli baru di infus HABIS,  maka berarti Proses SUDAH SELESAI.
periksa oli di wadah pembuangan ...


Cabut Valve infus dari selang atas (yang menuju ke pompa PS)
hati-hati saat selang di lepas , oli sisa yang di selang jangan sampai berceceran kena Fanbelt
langsung masukkan selang tersebut ke botol reservoir pompa PS yang PIPA ATAS.

Lalu cabut selang yang dari pembuangan bawah, langsung masukkan ke PIPA BAWAH.
Sekali lagi hati-hati jangan sampai oli tumpah terkena Fanbelt


Setelah selang terpasang dengan baik,
ISI TABUNG RESERVOIR dengan oli Baru > sampai batas MAKSIMAL

TUTUP BOTOL RESERVOIR
BERSIHKAN SISA OLI YANG MENETES DI SELANG DAN BODI MOBIL
LALU HIDUPKAN MESIN KIRA-KIRA 2-3 menit,
pastikan tidak ada suara aneh, dan tidak ada kebocoran oli.

coba putar setir ke kiri dan kanan.... pastinya lebih enteng 
lalu matikan mesin, DONGKRAK MOBIL lepaskan STANDJACK.  
coba test jalan... pasti terasa setir lebih enteng dan mesin juga lebih halus.
 PERIKSA LAGI KETINGGIAN OLI PS DI TABUNG.., 
TAMBAHKAN BILA KURANG


SELAMAT MENCOBA








Selasa, 07 Juli 2015

Tips ... Ganti Oli Mesin Mitsubishi KUDA, sekaligus mencoba CERATEC

Saat ini Teknologi sudah makin maju, ... bahkan produsen asal Jerman yaitu LIQUIMOLY sudah ada Engine Revitalizer... yaitu CERATEC  yang memanfaatkan teknologi Nano Ceramic untuk memperbaiki kinerja mesin yang mulai menurun kerena usia pemakaian..,


CERATEC, bisa di beli di toko oli terkemuka di kota anda...

Kebetulan kemarin sejak diproses "Carbon clean", performa mobil jadi sangat baik... pas ganti oli langsung aja di kuras olinya pakai Engine Flush LIQUIMOLY. ... dan coba CERATEC.


Berikut ini liputannya....

Oli di mobil saya kebetulan dari awal sudah pakai jenis Sintetic 10W-40 sudah berjalan 5000km
Proses ganti oli mesin sekarang bisa dilakukan dengan lebih baik
yaitu dengan  alat khusus penyedot oli.

Jadi yang dibutuhkan untuk Mits. Kuda 2.0 MPi saat ganti oli kali ini adalah:


1 gallon oli 10W-40 (kurang lebih 4,3 liter), kebetulan sy pakai merk IDEMITSU
1 Liter oli 10W-40 (merk bebas.. ) untuk bilasan
1 pcs Filter Oli Mits. KUDA 2.0
1 botol cairan Engine Flusher, merk bisa bebas... (kebetulan sy pakai LIQUIMOLY)
1 botol cairan Engine Revitalizer, merk CERATEC produk LIQUIMOLY


Masukkan sebotol Engine Flusher ke dalam mesin, 
(kebetulan saya pakai merk Liquimoly)

Hidupkan mesin stationer.... kira-kira 5 menit saja...,
supaya cairan Engine Flush tersebar merata ke semua bagian oli
Tujuannya supaya partikel karbon dan kotoran sebagian besar lepas secara kimiawi dari dalam mesin.


 Kuras oli lama dengan cara di sedot dengan alat khusus
Tampak di foto Penyedot oli, masuk melalui DeepStick
(Lubang untuk mengontrol ketinggian oli Mesin)


Setelah tersedot semua, TUANG 1 LITER OLI baru UNTUK BILAS
supaya yakin sekali oli lama yang tersisa di dalam mesin benar-benar terkuras 




Pada saat penyedotan oli lama.. dari lubang pengisian di bantu tiup oleh kompresor
supaya oli lama benar-benar keluar dengan sempurna.
Ujung penyemprot di filter pakai lap bersih,
supaya tidak yakin tidak ada unsur air, atau debu yang masuk
 


SEDOT LAGI .... 1 LITER OLI pembilas.....  TUNTAS SEMUA

akhirnya tersedot sempurna semua oli lama


Tampak mekanik sedang melepas selang vacuum dan bersiap menuang oli baru


Tampak hasil sedotan oli.... 
oli lama yang tercampur oleh Engine Flush....
tampak sangat hitam dan kotor.



Pasang Oli Filter yang baru ( Wajib setelah pakai Engine Flush )

 Tuangkan oli baru


Periksa ketinggian DeepStick untuk mengukur oli, 
Jangan terlalu banyak...., kurangi sedikit untuk penambahan cairan CERATEC 
kira-kira 250ml


Produk Engine Revitalizer dari LiquiMoly yaitu CERATEC
suatu teknologi Nano Ceramic untuk memperbaiki kinerja mesin yang mulai aus.

Tuangkan sebotol penuh CERATEC sebagai "Revitalis" di mesin


Nyalakan mesin kembali..... stationer selama 5 menit

Biarkan CERATEC bekerja di mesin, 
pakai beberapa saat mulai terasa pengaruh CERATEC.

Tampaknya RPM turun 200-300..  pertanda mesin lebih halus putarannya
dan gesekan mulai berkurang pada saat mesin hidup.. 
seharusnya secara teori bisa lebih irit BBM 
Ceratec mengklaim dapat melindungi mesin sekitar 50.000km
mungkin ini bisa jadi solusi bagi mesin Mitsubishi Kuda sebelum turun mesin...
dan bisa membuat konsumsi bbm bisa lebih hemat.
demikianlah laporan khusus, semoga bermanfaat